Title: Too late (2/2)
rating: PG-16
genre: angst, romance
A/N: saya membuat chinen sebagai cewek disini
Summary: semuanya pergi
sebulan..
itu terjadi berulang-ulang kali yamada berusaha membuat kejutan untuk kekasihnya tapi chinen tidak pernah datang, itu membuat yamada berpikir dua kali
yamada melihat chinen tertidur pulas, beruntung chinen bisa pulang. lewat tengah malam tadi
yamada meninggalkan pesan di atas meja dan jalan-jalan keluar untuk mencari udara segar
chinen terbangun dan segera siap-siap untuk pekerjaanya, melihat ke jam 06.30.
"dimana ryo-chan?" chinen menemukan pesan diatas meja
yuri sayang,
aku sangat mencintaimu, sangat sangat mencintaimu. tapi aku lelah yuri, aku berulang-ulang kali gagal karena kau tidak pernah datang dan menepati janji kalau kau akan pulang cepat. aku selalu berfikir untuk apa hubungan ini dilanjutkan lagi, aku tidak marah padamu yuri sungguh aku hanya lelah. kalau kau tidak pulang malam ini, mungkin aku tidak akan ada di sini lagi
ryosuke
chinen bisa memahami perasaan yamada
"aku tidak akan mengecewakanmu malam ini ryo-chan"
19.30
yamada menunggu chinen di meja makan, dia sudah mempersiapkan semuanya berharap chinen datang hari ini
yamada melihat jam di tangannya 20.00 dan chinen belum datang yamada tetap akan menunggunya
telpon berbunyi dan satu pesan masuk. yamada menghela napas frustasi, itu pasti yuri, memberitahu bahwa dia tidak bisa pulang malam ini. seperti biasa.
yamada mengambil jaketnya dan meninggalkan pesan diatas meja lalu pergi meninggalkan apatermen mereka berusaha menenangkan dirinya kalau kenyataan itu terjadi.
bahkan yuri tidak berusaha, hanya satu malam untuk makan malam bersamaku apakah itu terlalu sulit untuknya? maaf yuri, aku lelah.
20.15
chinen memasuki apatermennya dengan perasaan gembira karena bosnya mengijinkannya pulang dan mulai hari ini dia bisa bebas dari kerja kerasnya. ryo-chan akan senang mendengar ini, aku akan selalu bersamanya sekarang
"ryo-chan? ima doko?" chinen mencari keliling apatermennya dan hanya menemukan pesan diatas meja, disamping makan malam yang yamada buat
yuri
maafkan aku yuri, aku tidak bisa menjalani ini lagi. aku lelah, mungkin ini pilihanmu juga. sayonara
ryosuke
chinen menangis dan melemparkan kertas itu kelantai dan duduk putus asa dilantai, buat apa dia hidup selama ini kalau hanya untuki ditinggalin orang-orang yang ia sayang
peratama ayahnya, ia meninggalkan chinen dan ibunya saat chinen kelas 3 sd. lalu kakak laki-lakinya yang meninggalkannya dan memilih ikut dengan ayahnya. ryutaro, sahabat chinen yang meninggalkannya karena salah paham. dan sekarang satu-satunya orang yang ia sayang pergi meninggalkannya
"untuk apa aku hidup?" chinen menangis dan berjalan kekamar mandi
chinen membuka semua pakaiannya, duduk di bathup dan menyalakan shower untuk membasahi tubuhnya dari atas. chinen mengambil pisau cukur yamada dan berusaha memotong nadinya chinen menangis dan menyebut nama yamada untuk terakhir kalinya sebelum ia menutup matanya untuk selamanya
yamada memasuki apatermen mereka karena melupakan dompetnya, ia melihat sepatu chinen disana. yamada berlari mencari chinen kesekeliling apatermen mereka, yamada mendengar shower dari kamar mandi tapi chinen tidak pernah menggunakan shower dari atas kalau dia mandi
yamada membuka pintu kamar mandi berusaha mencari tahu ada apa didalam
"yuri?"
seperti tersambar petir, tubuh yamada kaku dan airmatanya mengalir deras saat melihat tubuh chinen tergeletek tak bernyawa dengan darah mengalir deras dari tangan kirinya
"YURI!!!!" yamada memeluk chinen memohon keajaiban yang tidak mungkin "yuri! buka matamu yuri.. aku disini... aku.. disini yuri!!! buka matamu!!!!!" yamada menangis dan berteriak keras berusaha meminta tolong
yamada berlari keluar kamar mandi dan telpon berbunyi, yamada menngangkatnya dengan suara serak dan dalam keadaan panik berusaha menghentikan air matanya
"maaf, apakah nyonya yuri ada disitu?"
yamada menangis "tidak.. tidak lagi.."
"saya hanya ingin menyampaikan hasil tes"
"tes?"
"tes kehamilan, bahwa nyonya yuri hamil 2 bulan saat ini"
berhenti, jantung yamada berhenti beberapa saat dan yamada menjatuhkan telpon itu kelantai kakinya sudah tidak bisa menopang tubuhnya lagi yamada terjatuh dilantai menangis dan meneriakan nama chinen berulang kali. telpon itu secara otomatis membacakan pesan yang diterima beberapa saat lalu
"ryo-chan, kau disana? ryo-chan.. bosku mengijinkanku pulang cepat hari ini, dan aku akan selalu bersamamu karena aku akan mengambil perkerjaan singkat. maaf karena kesalahanku selama ini ryo-chan, aku akan segera pulang tunggu aku ne..."
yamada menangis dilantai. semua ini salahnya sekarang semuanya pergi, hidupnya, kekasihnya, dan anaknya yang belum lahir. semua ini karena kesalahannya
ラベル: fanfic, yamachii
Written @
8:27